INFORMASI

NO AKAUN CEC
CEC SERVICES

MAYBANK : 562740132182

JAWATANKUASA CEC"KLIK"


CEC HELPLINE
"click"

MOH DOREH WARIGH
PENGUMUMAN"KLIK"

PENDAFTARAN AHLI BARU"KLIK"

SALAM PERKENALAN AHLI BARU"KLIK"

***UTK PERHATIAN CEC TELAH MENGASINGKAN AHLI & BUKAN AHLI DLM FORUM INI.***



CEC HELPLINE
"click"

MOH DOREH WARIGH
CEC Merchandise
CEC EVENT FOR 2013

DECEMBER
12 - 14 DEC 14 => CEOAG14 KELANA RESORT, SEREMBAN

**DETAIL BAGI PENGARAH PROJEK SETIAP AKTIVITI**."KLIK"

Latest topics
» chery easter club BORNEO
Fri Sep 25, 2015 7:55 am by hiysam

» 2,4 chery
Thu May 21, 2015 7:43 am by n@faiz

» Lokasi Kedai Accessories Kereta Yang OK Area Utara
Sun Mar 29, 2015 8:55 pm by mhdhafiz_aljarumi

» masalah2 minor n major CE
Tue Feb 24, 2015 10:51 pm by zolishak

» salam dari saya
Tue Feb 24, 2015 8:30 am by syamfazli

» Power Window problem...
Mon Feb 16, 2015 4:06 pm by mat2

» Salam Kepada Bakal Pelayar Forum CEC & Bakal Ahli Ahli Baru CEC
Mon Feb 16, 2015 8:08 am by syamfazli

» Salam CEC Pantai Timur
Mon Jan 05, 2015 11:52 am by mizan

» SALAM PERKENALAN DARI NILAI
Thu Dec 04, 2014 1:57 am by zam cecnilai

SOROTAN 2012

CEOAG 2012

MAJLIS2 JEMPUTAN CEO
Who is online?
In total there are 3 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 3 Guests

None

Most users ever online was 70 on Tue Oct 05, 2010 3:47 am
Search
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

CEAOG 2014

12 - 14 DIS 2014 KLANA RESORT, SEREMBAN, N9

Sponsorship :




Dengan Kerjasama :





December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar


SEKADAR RENUNGAN

View previous topic View next topic Go down

SEKADAR RENUNGAN

Post by Bravotengo on Mon Jan 10, 2011 12:24 pm

Two Christians were lost in the Sahara desert.
One is David, the other is Michael. They were dying of hunger and thirst when they suddenly came upon an oasis,
with what looked like an emirate of a mosque in the middle.
David said to Michael: Look, let's pretend we are Muslims otherwise we'll not get any food or drink. I am going to call myself Mohammed.
Michael refused to change his name, he said: My name is Michael and I will not pretend to be other than but what I am..... Michael.
The Imam of the mosque received both well and asked about their names.

David said : My name is Mohammed.
Michael said : My name is Michael.

The Imam turned to the helpers of the mosque and said: Please bring some food and water for Michael only.
Then he turned to the other and said: Well Mohammed, I hope you are aware that we are still in the holy month of Ramadan.

Moral of the story: Always tell the truth and remain faithful to your religion.



Bravotengo

Posts : 2273
Points : 2418
Join date : 20/05/2010
Age : 44
Location : CEC O28 - kepulauan Mindano

Back to top Go down

Keajaiban...Ciptaan Ilahi...

Post by Bravotengo on Mon Jan 10, 2011 4:51 pm


Bravotengo

Posts : 2273
Points : 2418
Join date : 20/05/2010
Age : 44
Location : CEC O28 - kepulauan Mindano

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by alimal on Sun Jan 16, 2011 10:35 pm

Maybe we are often asked why Alif Lam Mim made as per first verse in the Quran after surah Al-Fatihah? So why is Al Fatihah and Alif Lam Mim is disurat at first and early second letter in the Quran, but the revelation that at all times is Al Alaq down 1-5!..

If so how old we are more than 30 years, while in the Quran itself there were only 30 juz? And in that moment, our time to practice all we have learned from Juz 1 - 30 of the Quran. because most of the people, get a life test at most at age 10-30 years. because at that time, people get a lot of testing of lust, wealth and all sorts of temptations..

So what one of the secrets and power of "Alif Lam Mim ', so as a first section of the letter of al-Baqarah?

When we are born in this life, God apparently wants us to learn "Alif Lam Mim. " because that is the preferred way of life of 3 kinds of people in the world. "Alif Lam Mim" composed of letters "م ل ا" where 3 letters contain a very powerful meaning.

question:- Question Question Question

Then the path of life is that we choose?
Street life as the letters "م ل ا '' Alif ',' Lam 'or' Mim '?

alimal

Posts : 115
Points : 160
Join date : 20/12/2010
Age : 51
Location : dok berehatt

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by alimal on Mon Jan 17, 2011 6:46 pm

The first letter, namely " ا = Alif "describes people who in his lifetime, are on the straight path as the letter" Alif "is. That is, the man who always obey all the commands of Allah and His Messenger, keeping desires, ranging from the first he was born to die. Which way of life is always diridho'i by Allah SWT. so heavenly paradise always look forward to humans - humans like this.

The second letter, namely " ل = Lam "explains the way human life like the letter" Lam ", when he was born he was a straight street. But after undergoing the stages of life, when he grows into a child - children, adolescents, adults, and before his death he had turned left, he left all liability, does not obey Allah and the messenger - his. he forgot the way he should go through life, straight road that has been given by Allaah SWT before and when she was born on earth through guidance - his. And the angel Malik was already prepared waiting for him at the door of hell. Naudzubillah dzalik min.

The third letter, namely " م = Mim 'describes the way human life like the letter' Mim '. he's spinning - around in his life seeking the truth, but the end stages of his search he found a straight road. Which is when he is born, he are on the straight. But when he grew and he grew up spinning - play alone in life to find the true path of righteousness. And eventually with Allah's will end his search, he found the road that diridho'i by Allah SWT. And heaven is ready to accept it.


alimal

Posts : 115
Points : 160
Join date : 20/12/2010
Age : 51
Location : dok berehatt

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Tue Jan 18, 2011 2:48 pm

HAK ISTERI KEDUA DALAM ISLAM

1. Dalam Syariat islam istri ke dua mempunyai hak dan keawajiban yang sama
dengan istri pertama antara lain dia berhak menerima nafkah baik batiniah
maupun materiil. Dia pun berkewajiban untuk melayani suami sebagai mana
diwajibkan oleh Islam.

Bagi suami yang beristri lebih dari satu ( poligami ) Al-Qur’an
mewajibkannya untuk berlaku adil terhadap isteri isterinya. Kewajiban
berlaku adil tersebut menurut para ulama hanya berlaku pada segala sesuatu
yang bersifat dzohiri alias materi dan yang semisalnya.

2. Dalam pandangan Syariat, boleh saja. Karena pada prinsipnya pinangan
dalam Islam adalah cara yang dipakai untuk menunjukkan keinginan seorang
pria untuk menikahi seorang wanita dengan persetujuan wanita tersebut.
Tidak ada persyaratan bahwa pria yang meminang harus jejaka karena Islam
membolehkan seorang pria menikahi lebih dari 1 wanita.
Apalagi jika pinangan itu diterima setelah pihak wanita mengetahui status
yang meninang, hal tersebut menunjukkan bahwa pihak wanita ridho dengan
keadaannya sebagai istri ke-dua sekaligus ridho dengan apa yang akan
dihadapinya setelah menikah nanti.

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Tue Jan 18, 2011 2:50 pm

Keutamaan Taubat dan Orang-orang
yang Bertaubat dalam al Qur’an

Tentang dorongan dan anjuran untuk bertobat, Al Qur’an berbicara:

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al Baqarah: 222).

Maka derajat apa yang lebih tinggi dari pada mendapatkan kasih sayang Rabb semesta alam.

Dalam menceritakan tentang ibadurrahman yang Allah SWT berikan kemuliaan dengan menisbahkan mereka kepada-Nya, serta menjanjikan bagi mereka surga, di dalamnya mereka mendapatkan ucapan selamat dan mereka kekal di sana, serta mendapatkan tempat yang baik. Firman Allah SWT:

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan)dosa(nya).” (QS. Al Furqaan: 68-70.).

Keutamaan apalagi yang lebih besar dari pada orang yang bertaubat itu mendapatkan ampunan dari Allah SWT , hingga keburukan mereka digantikan dengan kebaikan?

Dan dalam penjelasan tentang keluasan ampunan Allah SWT dan rahmat-Nya bagi orang-orang yang bertaubat. Allah SWT berfirman:

“Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)

Ayat ini membukakan pintu dengan seluas-luasnya bagi seluruh orang yang berdosa dan melakuan kesalahan. Meskipun dosa mereka telah mencapai ujung langit sekalipun. Seperti sabda Rasulullah Saw:

“Jika kalian melakukan kesalahan-kesalahan (dosa) hingga kesalahan kalian itu sampai ke langit, kemudian kalian bertaubat, niscaya Allah SWT akan memberikan taubat kepada kalian.” (Hadist diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abi Hurairah, dan ia menghukumkannya sebagai hadits hasan dalam kitab sahih Jami’ Shagir – 5235)

Di antara keutamaan orang-orang yang bertaubat adalah: Allah SWT menugaskan para malaikat muqarrabin untuk beristighfar bagi mereka serta berdo’a kepada Allah SWT agar Allah SWT menyelamatkan mereka dari azab neraka. Serta memasukkan mereka ke dalam surga. Dan menyelamatkan mereka dari keburukan. Mereka memikirkan urusan mereka di dunia, sedangkan para malaikat sibuk dengan mereka di langit. Allah SWT berfirman:

“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala, ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka kedalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak -bapak mereka, dan istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari(pembalasan?)kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya dan itulah kemenangan yg besar.” (QS.Ghaafir: 7-9).

Terdapat banyak ayat dalam Al Qur’an yang mengabarkan akan diterimanya taubat orang-orang yang melakukan taubat jika taubat mereka tulus, dengan banyak redaksi. Dengan berdalil pada kemurahan karunia Allah SWT, ampunan dan rahmat-Nya, yang tidak merasa sempit dengan perbuatan orang yang melakukan maksiat, meskipun kemaksiatan mereka telah demikian besar.

Seperti dalam firman Allah SWT:

“Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hambaNya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang? .” (QS. At-Taubah: 104)

“Dan Dialah Yang menerima taubat dari hamba-hambaNya dan memaafkan kesalahan-kesalahan.” (QS. Asy-Syuuraa: 25)

Dan dalam menyipati Dzat Allah SWT: “Yang mengampuni dosa dan menerima taubat.” (QS. Ghaafir: 3)

Terutama orang yang bertaubat dan melakukan perbaikan. Atau dengan kata lain, orang yang bertaubat dan melakukan amal yang saleh. Seperti dalam firman Allah SWT dalam masalah pria dan wanita yang mencuri:

“Maka barangsiapa yang bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu, dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Maaidah: 39)

“Tuhanmu telah menetapkan atas diriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya, dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al An’aam: 54)

“Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat setelah itu, dan memperbaiki ( dirinya) sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nahl: 119)

Puja-puji terhadap Allah SWT dengan nama-Nya “at-Tawwab” (Maha Penerima Taubat) terdapat dalam al Quran sebanyak sebelas tempat. Seperti dalam do’a Ibrahim dan Isma’il a.s.:

“Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Baqarah: 128).

Juga seperti dalan sabda Nabi Musa kepada Bani Israil setelah mereka menyembah anak sapi:

“Maka bertaubatlah kepada Tuhan Yang menjadikan kamu, dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu, pada sisi Tuhan Yang menjadikan kamu, maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dialah yang Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang .” (QS. Al Baqarah: 54)

Allah SWT berfirman kepada Rasul-Nya:

“Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohon ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. An-Nisa: 64)

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Thu Jan 27, 2011 3:02 pm

Buat Tatapan para suami...kata hati para ISTERI


1. Selalu menghargai usaha dan penat-lelah isteri, terutama isteri
yang bekerja dan sama-sama terpaksa menanggung hutang suami.


2. Bila isteri bercakap, pandanglah mukanya dan buka telinga luas-
luas. Biar apa yang dikatakannya masuk telinga kanan dan tersumbat
di telinga kiri. Sambil tu otak suami kenalah memproses informasi
yang diterima daripada isteri dengan bijak serta prihatin.


3. Jangan sekali-kali membandingkan masakan isteri atau cara isteri
menghias rumah dengan mak anda kecuali masakan/cara menghias isteri
anda lebih baik dan canggih dari emak anda.


4. Jangan demand sex sekiranya isteri tak ada mood atau letih. Agama
suruh kahwin bukan semata-mata untuk penuhi nafsu syahwat saja. I
thought wives are only supposed to provide that service, bukannya
jaga anak, masak, mencuci dan sebagainya!


5. Kalau pasangan dah ada anak, sama-samalah menjaga anak. Benih
dari awak juga. Ada suami, isteri sedang makan disuruh cebok kencing-
berak anak sedangkan suami duduk tersandar kekenyangan macam
maharaja.


6. Jangan sekali-kali duduk tersandar depan TV atau relax-relax
sedangkan isteri bila balik dari kerja, buka saja kasut terus masuk
dapur, memasak, mengemas, membasuh, kejar anak dsbnya. Berbulu mata
dan sayu hati isteri bila kami tak cukup tangan nak menguruskan
rumahtangga sedangkan suami lepas tangan.


7. Sekiranya suami makan dahulu, tinggalkan sedikit lauk utk isteri.
Jangan bedal semua, sampai turn isteri yang tinggal ekor ikan
sekerat, janggut sotong, ekor taugeh. Frust, tau tak!


8. Kalau nak ajak member bertandang ke rumah, beritau isteri dulu,
kalau boleh sehari-dua in advance. Jadi bolehlah dia memasak yang
best-best dan mengemas rumah cantik-cantik. Bayangkan perasaan
isteri kalau tetamu datang terpacak sedangkan kain-baju masih
berlonggok belum sempat dilipat, permainan anak masih berselerak dan
isteri cuma masak mi maggi saja (bukan soal malas masak tapi nak
tolong jimatkan perbelanjaan keluarga)


9. Jangan sekali-kali menyakat isteri tentang saiz badannya yang
semakin sihat atau semakin melidi. Tengok body sendiri dalam cermin
dulu.


10. Jangan kentut depan isteri. Masa bercinta dulu kenapa boleh
control kentut?


11. Hormatilah ibu-bapa dan kaum keluarga isteri walaupun anda cuma
main wayang bodek mereka masa nak mengurat isteri anda dulu. Jangan
sekali mencaci mereka walaupun secara bergurau.


12. Jangan kedekut dengan isteri serta keperluan rumahtangga.


13. Jagalah maruah anda sebagai suami dan lelaki. Selagi boleh,
jangan bebankan isteri dengan masaalah kewangan anda. Selalunya
perempuan ni, semakin suami "degil" tak nak minta pertolongan,
selagi itulah dia rela nak tolong (lainlah kalau awak kawin dengan
perempuan kedekut, itu bodoh awak sendirilah).


14. Jangan bersepah dan bersikap pengotor. Dah buka baju, letakkan
dalam bakul baju kotor, dah cungkil gigi, buanglah dalam bakul
sampah, bila dah guna ubat gigi, bubuh balik penutupnya, dah ambil
sesuatu barang, simpan balik di tempat asal, dah berak flush. Susah
sangat ke nak buat macam tu? Semua nak kena ajar ke?


16. Rajin-rajinlah bertanya isteri kalau dia perlukan bantuan anda
dengan kerja rumah/menjaga anak. Tapi jangan tanya dua tahun sekali.
Jangan tunjuk rajin bila ada tetamu di rumah saja.


17. Hormatilah isteri anda sebagaimana anda mahu dihormati. Kami pun
manusia. Allah berikan banyak keistimewaan kepada para isteri tapi
diputar-belitkan tafsirannya oleh orang lelaki untuk kepentingan
diri sendiri. You all memang dengki!


18. Jangan main kayu tiga dengan perempuan lain. Main lain lagi tak
boleh. Kalau isteri awak yang buat, tentu awak tak boleh tolerate,
jadi mengapa isteri awak kena tolerate kalau awak buat?


19. Kalau tak menyukai sikap atau perbuatan isteri, tegurlah secara
baik, jangan asyik nak menengking aja. Kalau awak sakit nak mati
nanti, siapa yang kena jaga awak? Bai jual roti? Apek jual sayur?
Jiran sebelah rumah awak?


20. Kalau isteri nampak tak sihat, cepat-cepatlah bawa jumpa doktor.
Tunjuklah anda mengambil berat tentang dirinya. Jangan sampai isteri
nak mampus pun tak perasan.


21. Berbincanglah dengan isteri sebelum sesuatu keputusan dibuat.
Walaupun suami megah ada kuasa veto, tak jadi bapok kalau pendapat
isteri diambil kira. Pokok pangkalnya ialah timbangrasa dan saling
menghargai. Cubalah ketepikan ego yang keterlaluan. Bukannya laku
bila dah mati nanti.


22. Dalami agama dan bimbinglah anak isteri dengan ikhlas seperti
yang dituntut agama. Ingat, kalau seorang suami masuk syurga, besar
kemungkinan isteri pun masuk syurga. Kalau suami masuk neraka belum
tentu isteri juga masuk neraka. Kalau isteri masuk neraka, besar
kemungkinan suami juga masuk NERAKA tapi kalau isteri masuk syurga
belum tentu suami pun masuk syurga. Ini bukan rekaan saya tapi saya
dengar dari seorang ustaz.


23. Berusahalah dengan ikhlas untuk mempertahankan keharmonian
rumahtangga. Jangan buat apa yang isteri tak suka. Percayalah, kalau
suami buat baik sekali dengan isteri, isteri balas sepuluh kali
(kalau isteri tak nak balas, salah awaklah kawin dengan perempuan
kepala batu).


24. Jangan buat donno kalau isteri merajuk atau berkecil hati. Kalau
perlu minta maaf, minta maaf, kalau perlu pujuk, pujuk. Hati orang
pompuan ni sensitif. Kalau kami rasa suami tak ambil kisah, perasaan
bagai dihiris-hiris. Perkara yang dipandang remeh oleh suami boleh
menjadi kanser kepada isteri.


Kepada para suami khususnya dan kaum lelaki amnya, janganlah
dianggap masaalah hati dan perasaan orang perempuan ni enteng
sahaja. Kalau kaum isteri ni mogok, awak juga yang RUGI..

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by RIE on Thu Jan 27, 2011 3:19 pm

Sama-sama le kita bertolenransi....SmileSmileSmile

RIE

Posts : 2124
Points : 2155
Join date : 19/08/2010
Age : 44
Location : CEC 094 ~ Kuantan Pahang

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Fri Jan 28, 2011 10:04 am

BERSAMA SAMA KITA MENUJU KE ARAH KEBAIKAN N REDHA...........AMIN

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Fri Jan 28, 2011 10:16 am


SAYANGNYA ALLAH SWT PADA WANITA






Seorang
wanita adalah pelengkap dan sememangnya istimewa di sisi seorang
lelaki, tetapi ingatlah wahai lelaki...kamu sebenarnya adalah istimewa
disisi Allah, maka dengan sebab itu DIA mengangkat kamu menjadi
pemimpin...maka dengan keistimewaan itu, JAGALAH dan HARGAILAH wanita
sebaik-baiknya...supaya kelak masing2 lelaki dan wanita dapat pulang
mengadap Allah dalam keadaan istimewa disisiNYA..

"Berpeganglah
kamu sekelian dengan tali Allah dan janganlah kamu berpecah-belah, dan
ingatlah nikmat Allah atas kamu, seketika kamu bermusuh-musuhan telah
dipersatukanNya hati kamu semuanya, sehingga dengan segera kamu telah
menjadi bersaudara dengan sebab nikmatNya.(Ali-Imran:103)

Pada
hari itu (hari qiamat) manusia diberitahu akan segala yang telah
dikerjakannya dan yang telah ditinggalkan. Bahkan manusia,itu,
anggotanya menjadi saksi terhadap dirinya sendiri, walaupun dia
berperi-peri memberikan alasan untuk membela diri "

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by alimal on Fri Jan 28, 2011 7:30 pm

Kisah Menarik Perbezaan Sang Alim & Sang Abid Tanpa Ilmu



Kisah Menarik Perbezaan Sang Alim & Sang Abid Tanpa IlmuKisah Menarik Perbezaan Sang Alim & Sang Abid Tanpa Ilmu
Satu kisah menarik yang ingin saya kongsikan bersama para pembaca sekalian.
Syaikhuna memilih untuk membicarakan tentang kelebihan ilmu dan amal bagi penuntut ilmu.

Pada suatu masa dahulu, terdapat seorang raja yang sangat bijak. Raja tersebut ingin mengajarkan kepada rakyat jelata suatu perkara yang sangat penting. Mungkin pada waktu itu masyarakat tidak dapat membezakan mana satu golongan alim dan mana satu golongan abid ( yang hanya beribadah tanpa ilmu) .
Maka raja memanggil seorang alim dan seorang abid yang tiada ilmu bagi membuktikan bahawa antara kedua-dua golongan ini pasti terdapat perbezaan yang jelas.
Raja menyuruh kedua-dua orang ini masuk ke dalam bilik yang berbeza. Setiap bilik diletakkan perkara yang sama iaitu diletakkan sebilah pisau, sebotol arak dan seorang wanita. Sang Raja juga mengarahkan kepada kedua-dua orang tersebut untuk melaksanakan salah satu daripada tiga perkara iaitu sama ada meminum arak, atau berzina dengan wanita tersebut atau mengambil pisau yang disediakan lalu membunuh wanita tersebut bagi mengelakkan daripada melakukan dosa zina.
Bilamana dimasukkan si alim dan si abid di dalam bilik masing-masing yang sudah tersedia di dalamnya ketiga-tiga perkara tersebut. Maka kedua-duanya sebaik sahaja berhadapan dengan ketiga-tiga perkara yang diarahkan oleh Sang Raja melaksanakan salah satu daripadanya, masing-masing punya pemikiran dan cara penyelesaian yang berbeza.
Bagaimana Sang Alim dan Sang Abid ini menyelesaikannya? Saya akan ceritakan satu persatu mengikut turutan. Kita lihat dahulu apa yang difikirkan oleh Sang Abid dan bagaimana dia menyelesaikan masalah tersebut.
SANG ABID DAN PENYELESAIANNYA
Sebaik sahaja masuk di dalam bilik tersebut, Sang abid melihat ketiga-tiga perkara telah berada di hadapannya. Sebilah pisau, sebotol arak dan seorang wanita cantik. Maka terlintas di dalam fikiran sang abid bahawa ketiga-tiga ini adalah dosa . Mengambil pisau dan menggunakan pisau tersebut untuk membunuh wanita cantik tersebut bagi mengelakkan zina adalah merupakan dosa yang besar. Berzina dengan wanita tersebut juga merupakan dosa yang besar. Perkara yang paling ringan sedikit berbanding membunuh dan berzina adalah minum arak. Maka , sang abid yang yakin dengan jalan penyelesaiannya terus mengambil botol arak dan meneguk isinya .
Apa yang berlaku seterusnya? Sebaik sang abid tersebut selesai minum arak, dia terus mabuk dan di dalam keadaan tersebut , dia menghampiri wanita cantik itu lalu mengajaknya bersetubuh dan akhirnya mereka berzina . Sebaik selesai berzina, sang abid sedar akan kesalahan yang dilakukannya . Bagi mengelakkan si wanita membongkarkan rahsianya, maka dia terus mengambil pisau dan membunuh wanita tersebut.
Maka , secara tidak sedar , Sang Abid telah melakukan ketiga-tiga perkara dosa tersebut secara sekaligus.
Bagaimana pula keadaan Sang Alim di bilik yang lain? Bagaimanakah dia menyelesaikannya?
Kita akan melihat pula bagaimanakah cara penyelesaian dan pemikiran Sang Alim tersebut.
SANG ALIM DAN PENYELESAIANNYA
Sebaik sahaja sang alim tersebut masuk ke dalam bilik itu, beliau tersentak dengan kewujudan ketiga-tiga perkara tersebut. Sang Raja telah mengarahkan agar melaksanakan salah satu daripada tiga perkara itu.
Sang Alim berfikir, “ Jika aku mengambil pisau dan membunuh wanita itu maka aku telah melakukan dosa membunuh. Membunuh adalah dosa yang besar di sisi Allah taala. Jika aku berzina dengan wanita tersebut juga ianya merupakan dosa yang besar di sisi Allah taala. Jika aku mengambil arak dan meminumnya maka itu juga merupakan dosa yang besar. Jadi bagaimanakah cara yang terbaik untuk aku laksanakan?”
Sang Alim terfikir lagi , “ Jika aku meminum arak, akalku akan hilang dan kemungkinan aku akan laksanakan perkara yang aku tidak fikirkan. Maka jalan yang terbaik pada waktu sekarang adalah dengan aku mengambil pandangan di dalam Mazhab al-Imam Abu Hanifah radhiyallahu anhu yang membenarkan seorang wanita tersebut mengahwinkan dirinya sendiri tanpa kewujudan dan persetujuan walinya”
Maka sang alim terus pergi kepada wanita tersebut dan mengatakan kepadanya : “ Wahai wanita, sudikah kamu berkahwin denganku?
Wanita tersebut bersetuju dengan cadangan yang diberikan oleh Sang Alim tersebut. Maka sang alim tersebut melafazkan lafaz nikah dan sang wanita bersetuju dan menerimanya. Maka secara hukumnya mereka telah berkahwin mengikut pendapat di dalam Mazhab al-Imam Abu Hanifah rahimahullah.
Secara tidak langsung, sang alim telah menjauhkan dirinya daripada kesemua dosa tersebut. Beliau tidak membunuh, tidak minum arak dan berzina. Malah beliau mendapatkan perkara yang lebih besar daripada itu iaitu dengan berkahwin dengan wanita cantik tersebut.
Selesai perkara tersebut, Sang Raja tersenyum kerana akhirnya beliau dapat membuktikan tetap ilmu itu lebih mulia daripada segalanya. Tanpa ilmu seseorang itu akan tersilap melakukan penilaian yang terbaik.

alimal

Posts : 115
Points : 160
Join date : 20/12/2010
Age : 51
Location : dok berehatt

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by alimal on Sat Jan 29, 2011 11:44 pm

[b]
Taubat: Pintu keselamatan

Sesudah itu Adam terima beberapa kalimat dari Tuhannya lalu Dia ampunkannya kerana Allah itu Maha Pengampun Maha Penyayang. ( Ayat 37 : Surah al-Baqarah )

Dia jualah Penerima taubat hamba-hamba-Nya dan mengampunkan dosa dan Dia Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ( Ayat 25 : Surah asy-Syura )

Kecuali orang yang bertaubat dan beriman dan mengerjakan amal salih, maka mereka itu Allah tukarkan kejahatan mereka dengan kebaikan kerana Allah Maha Pengampun Maha Penyayang. ( Ayat 70 : Surah al-Furqaan )

Adam a.s, manusia pertama, telah melakukan kesalahan. Ketika itu beliau a.s mendiami syurga. Manusia secara tabi’inya tidak dapat mengelakkan diri daripada melakukan kesalahan, sekalipun mereka tinggal di dalam syurga yang serba menyenangkan, apa lagi mereka tinggal di dalam dunia yang serba memayahkan. Adam a.s mengakui kesalahannya dan merujuk kembali kepada Tuhan, memohon agar Tuhan mengajarkannya apa yang perlu dibuatnya bagi menutup kesalahannya dan menggantikannya dengan kebaikan. Tuhan Yang Maha Pengampun Maha Penyayang mengajarkan kepada Adam a.s beberapa kalimat, iaitu cara bertaubat. Adam a.s bertaubat dengan penuh keinsafan dan keikhlasan. Tuhan yang mengajarkan Adam a.s bertaubat itu menerima taubatnya dan mengampunkan kesalahannya. Taubat mengembalikan Adam a.s kepada Tuhan as-Salam, Yang Mensejahterakan. Taubat yang dilakukan oleh Adam a.s adalah taubat yang disertai oleh iman dan diikuti oleh amal salih. Taubat yang demikian menghapuskan kejahatan dan menggantikannya dengan kebaikan.

Iblis, jin yang pertama diciptakan Tuhan, telah melakukan kesalahan. Kesalahan Adam a.s adalah lupa kepada pesanan Tuhan. Kesalahan iblis pula adalah engkar kepada perintah Tuhan. Adam a.s mengakui kesalahan dan bertaubat. Iblis tidak mahu mengakui kesalahannya dan enggan bertaubat. Adam a.s yang bertaubat menerima nikmat keampunan dari Tuhan. Iblis yang enggan bertaubat menerima kemurkaan dan laknat dari Tuhan. Adam a.s kembali kepada Tuhan dan keselamatan-Nya. Iblis tercampak jauh dari Tuhan dan hilang peluang untuk kembali. Di akhirat kelak taubat membawa Adam a.s kembali kepada syurga dan iblis pula akan dicampakkan ke dalam neraka jahanam, tempat yang paling buruk dan paling azab.

Taubat adalah jalan kembali kepada Tuhan. Apabila manusia melakukan dosa dia tercampak jauh dari Tuhan. Jika dia tidak bertaubat dia tetap tinggal jauh dari Tuhan. Jika kemudiannya dia berbuat kebaikan maka dia berbuat baik dalam keadaan jauh dari Tuhan. Dia boleh melakukan suruhan syariat tetapi tanpa taubat dia menjadi ahli syariat yang jauh dari Tuhan.

Hamba yang melakukan kesalahan sangat perlu bertaubat. Taubat merupakan cetusan iman. Iman yang menguatkan amal salih. Tanpa iman tidak ada amal salih. Amal tanpa taubat sebenarnya tidak berpangkal kepada iman. Amal yang demikian sangat sedikit nilai salihnya. Salih itulah yang menentukan darjat kemuliaan sesuatu amal itu di sisi Tuhan. Amal yang tidak disertai oleh taubat tidak banyak memberi pahala. Pahala bukan sahaja berguna di akhirat. Keberkatan pada rezeki dan kesejahteraan hidup di dunia merupakan terjemahan kepada pahala yang diperolehi daripada amal yang salih. Di akhirat kelak terjemahan pahala itu akan lebih menyata lagi. Banyak daripada masalah kehidupan harian tidak mampu diselesaikan lantaran tidak bertaubat daripada dosa-dosa yang lalu.

Bani Adam memiliki tabii keadaman. Mereka tidak sunyi daripada melakukan kesalahan. Tidak wajar jika ada orang yang mengatakan dia tidak pernah berbuat kesalahan dan tidak perlu bertaubat. Nabi Muhammad s.a.w yang suci bersih pun sering bertaubat. Paling tidak memohon keampunan di atas kelemahan sebagai manusia yang tidak berupaya melakukan perintah Tuhan dengan sempurna.

Ramai manusia terhalang daripada memperolehi apa yang layak diperolehinya sebelum mereka memasuki pintu taubat. Adam a.s yang diciptakan khusus untuk menjadi khalifah di bumi hanya memperolehi mahkota khalifah itu setelah beliau a.s melalui pintu taubat dan menerima keampunan dari Tuhan. Roh syariat, roh agama, nur iman, nur Ilahi dan yang seumpamanya hanya masuk ke dalam hati yang telah dibasuh dengan air taubat. Orang yang bertaubat dan Tuhan mengampunkan dosanya, kesuciannya kembali kepada kesucian roh yang latif, yang suci dan hampir dengan Tuhan. Manusia yang rohnya kembali kepada taraf amr Tuhan akan memperolehi keselamatan di dunia dan di akhirat. Manusia yang memiliki roh yang demikian mampu mengkamilkan batin syariat dengan zahir syariat atau antara iman dengan amal. Bani Adam sewajarnya mengikuti langkah bapa mereka dengan bertaubat agar mereka juga boleh kembali kepada Tuhan dan layak dipakaikan mahkota khalifah di bumi.

Taubat yang hanya merupakan kata-kata, tanpa mengetahui sejauh mana dosa yang dilakukan, tidak berikrar untuk tidak mengulangi dosa tersebut, tidak mengambil langkah mencegah daripada berulangnya perbuatan dosa dan tidak melakukan kebaikan yang boleh menghapuskan dosa, adalah taubat pada luaran sahaja, tidak terhunjam ke dalam lubuk hati yang dalam. Taubat yang demikian adalah umpama memotong rumput bahagian di atas tanah sahaja sedangkan akar yang di dalam tanah dibiarkan. Rumput akan kembali tumbuh selagi akarnya tidak dicabut. Orang yang benar-benar bertaubat mengetahui kesalahannya dan punca kesalahan tersebut, bertekad tidak akan mengulanginya dan membebaskan dirinya daripada punca kesalahan. Taubat yang begini umpama mencabut rumput beserta akarnya yang di dalam tanah dan membuangnya jauh-jauh.

Taubat luaran adalah penyesalan secara umum dan samar-samar. Tauabat dalaman adalah penyesalan yang jelas tentang apa yang dikesalkan dan menjauhkan diri daripadanya. Orang yang bertaubat daripada zina tidak lagi menghampiri zina, bukan sekadar tidak melakukan zina. Jika masih lagi menghampiri zina, sekalipun tidak melakukannya, itu bukanlah taubat yang sebenarnya. Adam a.s yang telah melakukan kesalahan dengan memakan buah larangan di dalam syurga, setelah bertaubat beliau a.s tinggal di bumi yang sangat jauh daripada pokok larangan yang menjadi isu kesalahannya. Tanda taubat diterima adalah orang yang berdosa tidak jatuh lagi ke dalam jurang dosa tersebut.

Orang yang benar dengan taubatnya mempelajari keadaan dirinya, mencari punca dan faktor yang menyebabkan dia jatuh kepada perbuatan dosa. Dia mengawasi perjalanan nafsunya, membebaskannya daripada ego yang mengheret kepada kejahatan dan kedurhakaan kepada Tuhan. Jihad membuang nilai-nilai buruk daripada daerah nafsu akan memberi kekuatan kepada rohani. Rohani yang sedar dan celik akan dapat melihat kepada kejahatan dan dapat mengeluarkan teguran daripada dalam. Teguran dari dalam itu dinamakan suara hati. Pada peringkat awalnya suara hati hanya sekadar memberi teguran tetapi tidak mampu menghalang berlakunya kesalahan tetapi apabila semakin banyak nilai-nilai buruk dikeluarkan daripada daerah nafsu suara hati akan menjadi lebih kuat. Hati akan sempat memberi peringatan sebelum terjadinya perbuatan dosa. Kemunculan penasihat dari dalam diri sendiri menambahkan kesedaran seseorang tentang yang benar dan yang salah. Kemudian dibukakan kepadanya hakikat yang benar dan yang salah. Apabila hakikat tersebut telah terbuka kepadanya dia akan lebih mudah melakukan yang benar dan meninggalkan yang salah.

Dalam perjalanan menuju tahap yang suci bersih seseorang perlu menentang nafsu kehaiwanan yang menumpang pada nafsunya yang asli, yang suci bersih. Nafsu kehaiwanan hanya inginkan makanan, minuman, pakaian, tidur, melakukan yang sia-sia dan berseronok. Dalam daerah nafsu yang rendah itu juga ada sifat ego yang jahat seperti takabur, sombong, dengki, dendam, tamak dan lain-lain penyakit hati. Semua itu mesti dibuang daripada daerah nafsu supaya kemurnian nafsu yang asli kembali menyerlah. Orang yang benar-benar bertaubat mampu berbuat demikian dan dia kembali menjadi suci, bersih dan murni. Hijab yang muncul dari alam zahiriah menjadi hancur dan rohaninya akan bercahaya, memperlihatkan keserian wajah yang menggambarkan kedamaian jiwa.

Syariat mengajarkan jihad menyelamatkan diri daripada dosa. Dosa masuk ke dalam manusia melalui setiap bahagian tubuhnya dan juga melalui dirinya yang tidak kelihatan. Mata, telinga, mulut, hidung, tangan, kaki, syahwat dan segenap tubuh boleh menjadi pintu buat dosa memasuki manusia. Fikiran dan perasaan juga menjadi pintu dosa.

Dosa adalah umpama besi dan neraka umpama besi berani yang besar lagi kuat, menarik besi dosa kepadanya. Makanan, minuman dan bauan yang harum memasukkan dosa ke dalam tubuh manusia. Dosa bercampur dengan darah, daging, tulang, sumsum dan seluruh tubuh. Tangan yang melakukan kejahatan akan dibaluti oleh dosa seperti balutan lumpur. Tangan yang berbalut dosa menyentuh isteri, anak-anak, makanan, pekerjaan dan lain-lain. Ia mencemarkan apa sahaja yang disentuhnya.

Syahwat yang berzina akan dibaluti dosa dan dengan syahwat yang berbalut kekotoran dosa itu juga lelaki meniduri isterinya. Tangannya yang menyuap makanan dibaluti dosa. Makanannya haram. Darahnya bercampur air dosa. Air mani yang terbentuk dalam tubuhnya juga terpalit dosa. Melalui syahwat yang berdosa dia menghantar air mani yang terpalit dosa ke dalam kandungan isterinya. Dalam kandungan ibu lagi bayi sudah dihadapkan dengan kesan dosa. Anak keluar ke dunia membawa kekuatan dosa, bersedia untuk menghadapi dosa-dosa. Ramai bayi yang dibungkus oleh dosa sejak dalam kandungan ibu mereka keluar membawa penyakit yang ganjil-ganjil. Sudah ada bayi yang keluar sahaja ke dunia sudah pun menghidapi penyakit aids.

Kecelakaan menimpa manusia yang berdosa kerana syaitan boleh bersekutu dalam apa sahaja yang mereka lakukan. Apa sahaja yang dipegangnya dan apa yang keluar daripadanya beserta dengan syaitan yang sentiasa mencari jalan untuk menjahanamkan Bani Adam. Dosa yang menemani seseorang itu membawa bahang api neraka kepadanya ketika dia masih hidup dalam dunia ini, apa lagi setelah dia memasuki lubang kubur. Bahang api neraka membuatnya menjadi resah gelisah dan kepanasan. Isteri yang cantik tidak menyejukkan pandangannya. Harta yang banyak tidak menemukannya dengan kepuasan. Kemuliaan yang diberikan oleh manusia tidak mendamaikan jiwanya. Beban dosa menghimpit jiwanya, takut orang ramai mengetahui kejahatan yang disembunyikannya.

Fikiran dan perasaan yang dibaluti dosa, walaupun memikirkan sebaik mungkin, merancang dengan penuh kerapian, membuat kajian dengan teliti namun, hasilnya adalah kemusanahan. Morfin yang ditemui oleh pakar-pakar perubatan untuk membantu orang sakit itulah yang menjadi dadah membunuh jutaan manusia. Satelit yang diciptakan untuk kesejahteraan umat manusia itulah yang memandu peluru berpandu dan bom nukliar untuk membunuh umat manusia sendiri. Sentuhan fikiran, perasaan dan anggota yang berdosa lebih mengwujudkan neraka dalam dunia daripada memberi kesejahteraan kepada umat manusia. Dosa-dosa yang bertaburan dalam dunia inilah yang mengheret dunia kepada kiamat.

Ulama zaman dahulu suka memperingatkan umat manusia supaya menghindarkan diri daripada melakukan dosa demi kesejahteraan manusia sendiri. Ramai daripada ulama hari ini segan mahu bercakap tentang dosa, takut dianggap kolot. Orang ramai hari ini tidak tahu tentang dosa tetapi sangat mengerti tentang kemudaratan pada tubuh badan. Perkara dosa mesti dihurai secara saintifik terlebih dahulu untuk mengetahui kemudaratannya. Apakah kemudaratan meminum arak? Apakah kemudaratan memakan daging babi? Apakah kemudaratan tidak bersembahyang? Apakah kemudaratan tidak berpuasa? Semuanya mesti dimasukkan ke dalam ‘tabung uji’ terlebih dahulu sebelum disahkan sebagai dosa. Manusia mengambil alih tugas menentukan sesuatu perkara itu berdosa atau tidak.

Kaum Muslimin memainkan peranan yang penting di dalam dunia. Mereka berfungsi sebagai pengimbang kepada ketidak-stabilan yang terjadi kepada dunia. Kaum Muslimin berperanan menyekat mala petaka yang mengancam dunia akibat dosa-dosa manusia. Kaum Muslimin mempunyai keupayaan yang tinggi kerana mereka berpegang kepada syariat yang benar yang mengajar mereka ibadat taubat dan memperkenalkan mereka kepada Tuhan Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. Air taubat yang mengalir daripada kaum Muslimin menyejukkan api neraka dunia yang keluar daripada dosa-dosa manusia. Taubat merupakan kurniaan Tuhan yang besar kepada orang-orang yang beriman demi faedah mereka sendiri dan umat manusia seluruhnya. Ibadat taubat mesti disebarkan seluas-luasnya demi kesejahteraan hidup di dunia dan juga di akhirat. Kaum Muslimin seharusnya memandang serius kepada ibadat taubat sebagaimana kesungguhan mereka dalam ibadat sembahyang dan lain-lain. Mereka mestilah benar di dalam taubat sebagaimana benarnya hati mereka menghadap Tuhan di dalam sembahyang.

Taubat, sebagaimana juga ibadat yang lain, ada aspek zahir dan ada aspek batin. Aspek zahir melibatkan cara dan peraturan yang bersangkutan dengan perbuatan zahir. Aspek batin melibatkan urusan hati. Setiap amalan zahir digantungkan kepada niat yang berada dalam batin.
Amalan zahir dinamakan syariat zahir dan amalan batin dinamakan syariat batin. Ilmu yang membicarakan tentang syariat zahir dinamakan ilmu fikah. Ilmu yang membicarakan tentang syariat batin dinamakan ilmu tasauf. Istilah fikah dan tasauf digunakan pada zaman yang di belakang ini. Pada zaman Rasulullah s.a.w semua ilmu dikenali sebagai ilmu agama atau ilmu al-Quran atau ilmu Islam. Kesempurnaan ilmu syariat adalah gabungan ilmu fikah dan tasauf. Ilmu fikah mengajar manusia cara beramal yang betul. Ilmu tasauf mengajar manusia menghadap Tuhan dengan benar dalam melakukan suruhan-Nya. Bagi mereka yang cenderung dengan aliran tarekat tasauf janganlah menganggap tasauf sebagai persaingan kepada fikah atau kepada syariat itu sendiri. Fahaman yang membezakan tasauf daripada syariat, yang mengatakan fikah itulah syariat dan tasauf adalah bidang yang tersendiri, mestilah dihapuskan. Tasauf berperanan memudahkan seseorang melakukan peraturan syariat sebagaimana yang dikehendaki oleh fikah. Fikah pula membentuk jalan yang lurus agar seseorang boleh menghadap kepada Tuhan dan menghampiri-Nya sebagaimana yang diajarkan oleh tasauf. Gabungan fikah dan tasauf membentuk syariat yang sempurna. Berfikah tanpa tasauf dibolehkan bagi mendapatkan kedudukan sebagai seorang Islam tetapi bertasauf tanpa fikah tidak mungkin. Tidak mungkin mengerjakan sembahyang dengan niat yang betul tetapi tidak ada perbuatan sembahyang.

Taubat yang benar menggabungkan cara fikah dengan cara tasauf. Orang yang bertaubat melakukan sembahyang sunat taubat dan memperbanyakkan ucapan istighfar. Kesalahan yang berhubung dengan orang lain diselesaikan secara meminta maaf atau membayar hutang jika ada. Dia tidak mengulangi kesalahan selepas dia bertaubat. Dia tidak mendekati ruang yang boleh membawanya kepada kesalahan semula. Bagi kesalahan kepada orang lain dia perlu mendoakan kesejahteraan untuk orang itu.

Taubat yang lebih mendalam perlu kepada bimbingan orang arif yang telah melakukan taubat secara khusus. Orang arif melakukan taubat dengan penuh rasa takut kepada Tuhan. Dilihatnya dosa seumpama gunung yang akan jatuh ke atas kepalanya. Dia berasa takut dan lari kepada Tuhan memohonkan keampunan-Nya. Dia takut dicampakkan jauh daripada Tuhan. Dia takut ‘kehilangan’ Tuhan yang sangat dikasihinya. Dia takut kehilangan perhatian-Nya, cinta-Nya dan keampunan-Nya. Dia takut dan malu kerana Tuhan Melihat dan Mendengar segala perbuatan dan tutur kata lidah serta hatinya. Dia takutkan azab Tuhan yang sangat keras. Ucapan yang keluar dari mulut orang yang takutkan Tuhan memberi kesan yang mendalam kepada jiwa orang yang mahu bertaubat. Keadaan takutkan Tuhan itu turut menguasai jiwa orang berkenaan yang mahu bertaubat itu. Perkataan yang keluar daripada hati yang bersih dan dibaluti oleh cahaya suci menyinar pada cermin hati orang yang mendengar. Hati yang menerima pancaran cahaya suci daripada orang suci akan menjadi jaga dan hidup. Hati yang hidup itu melakukan taubat dengan sebenar-benarnya.

Orang arif yang mampu membimbing orang lain memasuki pintu taubat adalah orang yang telah sampai kepada makam kehampiran dengan Tuhan. Kemudian mereka dihantar balik kepada alam rendah bagi membimbing orang lain yang berpotensi tetapi masih ada kecacatan dan kelemahan. Dalam melaksanakan tugas tersebut orang arif berjalan menurut Sunah Rasulullah s.a.w. Tugas pembimbing kerohanian berbeza daripada tugas seorang Rasul. Rasul ditugaskan menyampaikan kepada semua orang. Pembimbing kerohanian tidak mengajarkan semua orang. Mereka hanya mengambil orang-orang tertentu sahaja, yang dipilih untuk mengikuti latihan intensif bagi menambahkan bilangan orang arif yang akan berkhidmat kepada orang ramai. Rasul diberi kebebasan dalam melakukan tugas berdakwah tetapi pembimbing jalan kerohanian mesti mengikuti jalan rasul, tidak boleh membuat jalan sendiri. Guru kerohanian yang mengaku dirinya bebas daripada Sunah Rasulullah s.a.w, mendakwa dirinya sama dengan nabi, sebenarnya telah jatuh ke dalam kesesatan dan kekufuran. Guru kerohanian yang benar berpegang teguh kepada prinsip agama yang dibawa oleh Rasulullah s.a.w, tidak membawa peraturan baharu. Cara penyampaian mereka boleh jadi berbeza dengan cara Rasulullah s.a.w kerana kebijaksanaan manusia tidak sama, tetapi perbezaan cara tidak sampai mengubah hukum dan peraturan. Orang arif yang benar mempunyai ‘kehampiran’ dengan Rasulullah s.a.w melebihi kehampirannya dengan isteri, anak dan kaum keluarga mereka. Kehampirannya adalah kehampiran kerohanian yang lebih erat daripada hubungan darah daging.

Dalam masyarakat Islam sudah ramai orang alim yang memperkatakan tentang zahir syariat iaitu ilmu fikah. Sebab itu orang arif lebih menumpukan soal batin iaitu ilmu tasauf yang menumpukan soal hati. Bidang fikah lebih bersifat umum. Satu fatwa yang dikeluarkan oleh seorang alim fikah sesuai untuk orang ramai dan kebanyakan keadaan. Bidang kerohanian bersifat persendirian. Bagi satu orang hanya ada satu sahaja jalan kerohanian yang sesuai untuknya. Oleh sebab itu guru kerohanian perlu ada kasyaf yang membolehkannya mengerti kedudukan muridnya. Kearifan guru lebih diperlukan bagi memandu murid yang didatangi oleh jazbah atau mendapat gangguan khadam. Hanya guru yang arif mengerti jalan khusus yang sedang dilalui oleh muridnya dan dia mampu membimbing muridnya menuju matlamat dengan selamat

alimal

Posts : 115
Points : 160
Join date : 20/12/2010
Age : 51
Location : dok berehatt

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Fri Mar 11, 2011 12:18 pm


9 JENIS ANAK SETAN

Sampaikan kepada sekalian muslimin/muslimat yang lain semoga menjadi pedoman hidup hingga ke akhir hayat ,Insya'Allah.

Umar al-Khattab r. a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan :

1. Zalituun
Duduk
di pasar/kedai supaya manusia hilang sifat jimat cermat. Menggoda
supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak
perlu.

2. Wathiin
Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.

3. A'awan
Menghasut
sultan/raja/pemerintah supaya tidak mendekati rakyat. Seronok dengan
kedudukan / kekayaan hingga terabai kebajikan rakyat dan tidak mahu
mendengar nasihat para ulama.

4. Haffaf
Berkawan
baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berada di
tempat-tempat maksiat (cth : disko, kelab mlm & kempat yg ada
minuman keras).

5. Murrah
Merosakkan
dan melalaikan ahli dan orang yg sukakan muzik sehingga lupa kepada
Allah. Mereka ini tenggelam dalam keseronokan dan glamour etc.

6. Masuud
Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa sahaja penyakit yg mula dari kata-kata mulut.

7. Daasim (BERILAH SALAM SEBELUM MASUK KE RUMAH...)
Duduk
di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah,
Daasim akan bertindak agar berlaku keruntuhan rumahtangga suami isteri
bercerai-berai, suami bertindak ganas, memukul isteri, isteri hilang
pertimbangan menuntut cerai, anak-anak didera dan pelbagai bentuk
kemusnahan rumah tangga lagi).

8. Wa! lahaan
Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia kh! ! ususny a ketika berwuduk dan solat dan menjejaskan ibadat-ibadat kita yg lain.

9. Lakhuus
Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api/matahari.

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Fri Mar 11, 2011 12:22 pm

Moga-moga kita dapat kongsikan bersama. InsyaALLAH.

Doa kepada ibubapa kita.
Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka.
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku
dan Pahala yang besar atas kesayangan
yang mereka limpahkan padaku
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka
rasakan atau kesusahan yang mereka
deritakan kerana aku, atau hilangnya
sesuatu hak mereka kerana perbuatanku,
jadikanlah itu semua penyebab
rontotnya dosa-dosa mereka dan
bertambahnya pahala kebaikan mereka
dengan perkenan-Mu ya Allah
hanya Engkaulah yang berhak membalas
kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.
Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka
sebelumku izinkanlah mereka memberi
syafa'at untukku tetapi jika sebaliknya,
Maka izinkanlah aku memberi syafa'at
untuk mereka, sehingga kami semua
berkumpul Bersama dengan santunan-Mu
di tempat Kediaman yang dinaungi
kemulian-Mu Ampunan-Mu serta rahmat-Mu
Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki
Kurnia Maha Agung Serta anugerah yang
tak berakhir dan Engkaulah yang Maha
Pengasih diantara semua pengasih.
Amin Ya Rabbul Alamin.

Nota :
Marilah kita kenangkan dosa kita
kepada orang tua kita. Siapa tahu
hidup kita dirundung nestapa kerana
kedurhakaan kita. Kerana kita menghisap
darahnya, tenaganya, airmatanya,
keringatnya.
Istighfarlah...! Istighfarlah.....!

Barangsiapa yang matanya pernah sinis
melihat orang tuanya. Atau kata-katanya
sering mengguris hatinya, atau yang
jarang memperdulikan dan mendoakannya.
Percayalah bahawa anak yang derhaka
siksanya didahulukan didunia ini.

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Fri Mar 11, 2011 12:24 pm


10 AMALAN TERBAIK YANG TERBALIK







Marilah
kita bermuhasabah atau menilai dan menghitung kembali tentang amalan
harian kita. Kadang-kadang kita akan dapati amalan kita adalah terbalik
atau bertentangan dari apa yang patut dilakukan dan dituntut oleh Islam.
Mungkin kita tidak sedar atau telah dilalaikan atau terikut-ikut dengan
budaya hidup orang lain. Perhatikan apa yang dipaparkan dibawah sebagai
contoh amalan yang terbalik:-

1. Amalan kenduri arwah beberapa
malam yang dilakukan oleh keluarga simati selepas sesuatu kematian
(malam pertama, kedua, ketiga, ketujuh dan seterusnya) adalah terbalik
dari apa yang oleh Rasulullah di mana Rasulullah telah menganjurkan
jiran tetangga memasak makanan untuk keluarga simati untuk meringankan
kesusahan dan kesedihan mereka. Keluarga tersebut telah ditimpa
kesedihan, terpaksa pula menyedia makanan dan belanja untuk mereka yang
datang membaca tahlil. Tidakkah mereka yang hadir makan kenduri tersebut
khuatir kalau-kalau mereka termakan harta anak yatim yang ditinggalkan
oleh simati atau harta peninggalan simati yang belum dibahagikan kepada
yang berhak menurut Islam?

2. Kalau hadir ke kenduri walimatul
urus (kenduri kahwin) orang kerap Assalamu'alaikum berisi (hadiah wang
yang diberi semasa bersalam). Kalau tak ada duit nak dikepit dalam
tangan, maka segan ia nak pergi makan kenduri. Tetapi kalau ia menziarah
orang mati, tidak segan pula Assalamu'alaikum tak berisi.
Sepatutnyakalau menziarah keluarga si matilah kita patut memberi
sedekah. Kalau ke kenduri kahwin, tak bagi pun tak apa kerana tuan rumah
panggil untuk diberi makan bukan untuk ia menambah pendapatan.

3.
Ketika menghadiri majlis pemimpin negara kita berpakaian cantik kemas
dan segak tetapi bila mengadap Allah baik di rumah maupun di masjid,
pakaian lebih kurang saja bahkan ada yang tak berbaju. Tidakkah ini
suatu perbuatan yang terbalik.

4. Kalau menjadi tetamu di rumah
orang dan di beri jamuan, kita rasa segan nak makan sampai habis apa
yang dihidangkan kerana rasa segan dan malu, sedangkan yang dituntut
dibanyakkan makan dan dihabiskan apa yang dihidang supaya tuan rumah
rasa gembira dan tidak membazir.

5. Kalau bersolat sunat di
masjid amat rajin, tapi kalau di rumah, sangat malas. Sedangkan
sebaik-baiknya solat sunat banyak dilakukan di rumah seperti yang
dianjurkan oleh Rasulullah untuk mengelakkan rasa riak.

6. Bulan
puasa adalah bulan mendidik nafsu termasuk nafsu makan yang berlebihan
tetapi kebanyakan orang mengaku bahawa dalam carta perbelanjaan setiap
rumah orang Islam akan kita dapati perbelanjaan di bulan puasa adalah
yang tertinggi dalam setahun. Sedangkan sepatutnya perbelanjaan di bulan
puasa yang terendah. Bukankah terbalik amalan kita?

7. Kalau nak
mengerjakan haji, kebanyakan orang akan membuat kenduri sebelum
bertolak ke Mekah dan apabila balik dari Mekah tak buat kenduri pun.
Anjuran berkenduri dalam Islam antaranya ialah kerana selamat dari
bermusafir, maka dibuat kenduri, bukan kerana nak bermusafir, maka
dibuat kenduri. Bukankah amalan ini terbalik? Atau kita mempunyai tujuan
lain.

8. Semua ibubapa amat bimbang kalau-kalau anak mereka
gagal dalam periksa. Maka dihantarlah ke kelas tuisyen walau pun banyak
belanjanya. Tapi kalau anak tak boleh baca Quran atau solat, tak bimbang
pula bahkan tak mahu hantar tuisyen baca Quran atau kelas khas
mempelajari Islam. Kalau guru tuisyen sanggup dibayar sebulan RM20.00
satu pelajaran 8 kali hadir tapi kepada Tok Guru Quran nak bayar RM15.00
sebulan 20 kali hadir belajar pun menggeletar tangan. Bukankah terbalik
amalan kita? Kita sepatutnya lebih berbimbang jika anak tidak dapat
baca Al Quran atau bersolat dari tidak lulus periksa.

9. Kalau
bekerja mengejar rezeki Allah tak kira siang malam, pagi petang, mesti
pergi kerja. Hujan atau ribut tetap diharungi kerana hendak mematuhi
peraturan kerja. Tapi ke rumah Allah (masjid) tak hujan, tak panas, tak
ribut pun tetap tak datang ke masjid. Sungguh tak malu manusia begini,
rezeki Allah diminta tapi nak ke rumahNya segan dan malas.

10.
Seorang isteri kalau nak keluar rumah samada dengan suami atau tidak,
bukan main lagi berhias. Tetapi kalau duduk di rumah, masyaAllah.
Sedangkan yang dituntut seorang isteri itu berhias untuk suaminya, bukan
berhias untuk orang lain. Perbuatan amalan yang terbalik ini membuatkan
rumahtangga kurang bahagia.

Cukup dengan contoh-contoh di atas.
Marilah kita berlapang dada menerima hakikat sebenarnya. Marilah kita
beralih kepada kebenaran agar hidup kita menurut landasan dan ajaran
Islam yang sebenar bukan yang digubah mengikut selera kita.

Allah
yang mencipta kita maka biarlah Allah yang menentukan peraturan hidup
kita. Sabda Rasullullah SAW: "Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat."
(Riwayat Bukhari)

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Mr Mama on Wed Apr 13, 2011 1:09 pm

MuTiaRa KaTa
Katakanlah (wahai muhammad) jika bapa bapa kamu , dan anak anak kamu dan saudara saudara kamu dan isteri isteri kamu (atau suami suami kamu)dan keluarga keluarga kamu dan harta benda yang kamu usahakan dan perniagaan kamu yang kamu bimbang akan merosot dan rumah rumah tempat tinggal yang kamu sukai , Jika (semuanya itu) menjadi perkara perkara yang kamu cintai lebih dari allah dan rasulnya dan (daripada) berjihad untuk agamanya, maka tunggulah sehingga allah mendatangkan keputusannya(azab siksanya) kerana allah tidak akan memberi pertunjuk kepada orang orang yang fasik (derhaka).. Surah at taubah ayat 24

Mr Mama
President
President

Posts : 17743
Points : 18401
Join date : 30/07/2009
Age : 55
Location : CEC 001 StoneCold Hill - 0192625856

Back to top Go down

Re: SEKADAR RENUNGAN

Post by Sponsored content Today at 7:35 pm


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum